28 June 2008

Rangkaian Driver Motor DC

Untuk membuat driver motor DC ada bermacam2 cara. Disini saya akan membahas 3 macam driver motor DC yg dapat menggerakkan motor pada dua arah (bidirectional). Motor yg dipakai adalah motor DC 12V.
1. Driver Motor DC menggunakan H-Bridge
2. Driver Motor DC menggunakan Relay+Transistor
3. Driver Motor DC menggunakan Relay+Optocoupler

1. Driver Motor DC menggunakan H-Bridge


2. Driver Motor DC menggunakan Relay+Transistor


3. Driver Motor DC menggunakan Relay+Optocoupler


Bookmark and Share
PERHATIAN :
Page copy protected against web site content infringement by Copyscape
Cantumkan link berikut jika Anda menulis ulang sebagian/seluruh isi artikel ini pada blog/website Anda

14 comments:

Dolby said...

ada cara kerjanya takh??

yos said...

@Dolby. cara kerja yg mana ?
klo untuk rangkaian h-bridge, analisa dan perhitungannya sudah saya bahas artikelnya. Sedangkan untuk driver yg menggunakan relay dan optocoupler ditunggu dulu artikelnya.

John said...

Untuk perhitungananda hanya menghitung nilai nilai dari resistor. Baca artikel tentang transistor sebagai saklar. Tambahan untuk relay memiliki hambatan kumparan berbeda, misal relay 12v memiliki hambatan sekitar 400ohm dll..

Ethan said...

Emm.., apakah rangkaian darlington dapat dikatakan sebagai salah satu rangkaian driver motor DC? soalnya banyak juga digunakan sebagai driver dan penguatan, hanya saja gerakan nya tidak bipolar. Terima Kasih

yos said...

@ethan
mnrt sy, rangk darlington bukan merupakan salah satu rangk driver motor DC.

karena kegunaannya sebagai penguat arus maka rangk darlington banyak digunakan pada rangk driver motor DC untuk motor yg membutuhkan arus yg besar.

mengenai arah gerakannya, rangk darlington sebagai penguat arus rangk driver motor DC tidak terbatas untuk driver satu arah saja melainkan bisa pula utk yg bidirectional (bukan bipolar spt yg anda sebutkan).

Anonymous said...

bagaimana klo motor yg d pake motor ac apakah rangkaiannya sama?

yos said...

@anonim.
mohon maaf, klo untuk motor AC, saya tidak tau.

Anonymous said...

con A / con B itu apa?
mksh

yos said...

@anonim.
con = konektor. yg saya masukkan disini adalah konektor input yg bernilai '1' atau '0'

Anonymous said...

makasih atas jawabannya......

Anonymous said...

siip sop artikel nya
pernah saya nyoba kurang lebih mirip dengan punya mu sob,cuman rangkaian darlington klo punya sampean itu hanya menggerakkan motor dc satu arah saja,lebih mirp driver untuk line follower saja sebenarnya bisa digerakkan dengan 2 rotasi yang berbeda ......,kapan2 tak kasih dech untuk rangkaian 2 arah motor dc plus untuk kendali motor ac sekalian
tapi siippp kok sob......

Anonymous said...

gan bisa tampilin gambar sistem kontrol nya????
mohon pencerahannya, buat TA,,,
sebelumnya terima kasih

kaos polos said...

gan...
Klo rangkaiannya dibebankan 2 motor apakah kuat?
Maaf baru belajar :)

yos said...

@kaos polos
untuk apaan gan?
apakah arah putar motornya sama? jika iya maka yg harus diperhatikan adalah total arus beban (motornya).

utk rangkaian H-bridge diatas arus beban maksimalnya sebesar 3A (datasheet).jika butuh kendali arus yg lebih besar dipergunakan rangkaian Darlington & H-Bridge

utk rangkaian yg menggunakan relay, arus beban maksimumnya 10-15A

semoga membantu

Post a Comment

Blog Followers

Blog Directory