21 December 2008

Cara Kerja Relay DC

Relay adalah saklar elektronik yang dapat membuka atau menutup rangkaian dengan menggunakan kontrol dari rangkaian elektronik lain. Sebuah relay tersusun atas kumparan, pegas, saklar (terhubung pada pegas) dan 2 kontak elektronik (normally close dan normally open)
  1. Normally close (NC) : saklar terhubung dengan kontak ini saat relay tidak aktif atau dapat dikatakan saklar dalam kondisi terbuka.
  2. Normally open (NO) : saklar terhubung dengan kontak ini saat relay aktif atau dapat dikatakan saklar dalam kondisi tertutup.

Berdasarkan pada prinsip dasar cara kerjanya, relay dapat bekerja karena adanya medan magnet yang digunakan untuk menggerakkan saklar. Saat kumparan diberikan tegangan sebesar tegangan kerja relay maka akan timbul medan magnet pada kumparan karena adanya arus yang mengalir pada lilitan kawat. Kumparan yang bersifat sebagai elektromagnet ini kemudian akan menarik saklar dari kontak NC ke kontak NO. Jika tegangan pada kumparan dimatikan maka medan magnet pada kumparan akan hilang sehingga pegas akan menarik saklar ke kontak NC.

Berikut ini adalah gambar rangkaian sederhana penggunaan relay DC 12V


Contoh lain penggunaan relay adalah sebagai driver (pengendali) motor. Rangkaian driver motor menggunakan relay dapat dilihat pada artikel Rangkaian Driver Motor DC




Artikel yang berkaitan :



Bookmark and Share
PERHATIAN :
Page copy protected against web site content infringement by Copyscape
Cantumkan link berikut jika Anda menulis ulang sebagian/seluruh isi artikel ini pada blog/website Anda

2 comments:

JOHNIOUS or JEANIOUS said...

pak... saya disuruh presentasi tentang cara kerja Relay.. tapi menggunakan gambar bergerak.. cari dimana ya??? mohon bantuan nya .. Terimakasih..

tatiana delgado desnuda said...

Ilmu yg bermanfaat sobb.. thanks.

Post a Comment

Blog Followers

Blog Directory